Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bengkulu memiliki peranan yang penting dalam mengambil darah dari pendonor dan menyalurkannya kepada pasien yang ada di rumah sakit di Kota Bengkulu. Pendonor yang ada di Kota Bengkulu dapat melakukan donor darah dengan cara menghubungi petugas PMI atau datang ke rumah sakit yang dapat melakukan donor darah dan rumah sakit dapat mengambil darah yang telah diterima untuk kepentingan pasien. Dalam beberapa kasus, golongan darah yang diperlukan tidak ada, sehingga membuat rumah sakit kesulitan untuk melakukan pengobatan seperti operasi dan petugas PMI Kota Bengkulu harus menghubungi pendonor satu persatu untuk meminta melakukan pendonoran darah. Dengan masalah yang ada maka diperlukan permodelan perangkat lunak pemilihan calon pendonor darah potensial dengan menggunakan metode pengembangan prototype. Permodelan dengan metode prototype memberikan konsep dasar dalam pengembangan sistem informasi perangkat lunak pemilihan calon pendonor darah potensial.
Copyrights © 2022