Perkembangan kejahatan yang terjadi di Indonesia ternyata tidak hanya warga yang berusia dewasa saja, akan tetapi jumlah anak yang berhadapan dengan hukum saat ini semakin banyak seiring dengan perkembangan jaman saat ini. Hal ini terbukti masih adanya tiap tahunnya pelaku tindak pidana yang masih usia muda, maka diperlukannya penanganan khusus oleh para penegak hukum demi menjaga hak sebagai anak yang berhadapan dengan hukum.Tujuan dari penelitian ini adalah mendiskripsikan proses penyidikan dalam upaya diversi tindak pidana dengan tersangka anak an. Ricky Hernawan, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi dalam penerapan diversi dalam proses penyidika tersangka anak an. Ricky Hernawan, serta mengetahui kondisi sistem metode guna mendukung penerapan diversi dalam proses penyidikan terhadap tersangka anak an. Ricky Hernawan pada Satuan Reserse Kriminal Polres Sukoharjo. Pengambilan Data yang digunakan peneliti dengan cara Observasi, wawancara serta studi dokumen Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Manajemen, Penegakan Hukum serta Juvenille Deliquency. Dari hasil penelitan bahwa proses penyidikan dalam rangka penerapan diversi lebih efektif dan efisien apabila menerapkan fungsi-fingsi manajemen dalam penerapannya. Untuk faktor yang mempengaruhi adalah dari substansi hukumnya, penegak hukum, serta faktor sarpras yang ada. Dalam segi metode yang digunakan dalam proses pemeriksanan oleh pihak kepolisian lebih memerhatikan kondisi psikologi anak agar anak tidak menjadi trauma setelah menjalani proses hukum. Saran yang diberikan adalah perlunya menerapkan fungsi manajemen dalam proses penyidikan terhadap tersangka anak dan meminimalisir kemungkinan faktor yang bisa menghambat penyidikan serta dalam memeriksa maupun dalam proses penyidikan terhadap anak lebih mengoptimalkan Bag psi atau KPAI untuk bisa mengetahui kondisi psikologi anak, hal itu sebagai upaya menjada kondisi psikologi anak dalam menjalani proses hukum.
Copyrights © 2017