Secara umum penelitian ini bertujuan untuk megetahui seberapa besar pengaruh belanja modal terhadap kinerja organisasi pada Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung melalui pengumpulan, pengolahan data dan analisis data melalui prosedur statistik dengan SPSS 2.3.Dalam penelitian ini penulis menggunakan teori belanja modal dari Baldric Siregar (2015) sebagai variabel independen meliputi dimensi Belanja Modal Tanah, Belanja Modal Peralatan dan Mesin, Belanja Modal gedung dan Bangunan, Belanja Modal Jalan, Irigasi dan Jaringan, dan Belanja Modal Aset Tetap lainnya. Sedangkan untuk mengukur kinerja organisasi menggunakan teori Baban Sobandi (2006) sebagai variabel dependen meliputi dimensi Keluaran, Hasil, Kaitan Usaha dengan Pencapaian, dan Informasi Penjelas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif asosiatif. Data yang dikumpulkan melalui penyebaran angket dengan teknik pengambilan sampel Nonprobality Sampling menggunakan sampling jenuh dengan jumlah responden sebanyak 30 orang di Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis validitas, uji realibilitas dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh belanja modal terhadap kinerja organisasi, penulis menggunakan teknik statistik dengan analisis regresi linear sederhana, kemudian perhitungan uji hipotesis yang meliputi uji parsial (uji-t) dan uji determinasi.Dari hasil uji parsial menunjukan bahwa tanah, peralatan dan mesin, Gedung dan Bangunan, Jalan, Irigasi dan Jaringan, Aset Tetap Lainnya berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja organisasi.
Copyrights © 2021