Kondisi masyarakat yang telah terbiasa dengan media sosial menjadi suatu hal yang dapat dimanfaatkan untuk membangun atmosfer demokrasi modern. Dimana masyarakat dapat membangun sebuah argumen dan membentuk opini publik yang mampu mempengaruhi pemerintah dalam mengambil kebijakan atas suatu fenomena yang terjadi di amsyarakat. Penelitian ini membahas mengenai Partisipasi Masyarakat Mengangkat tagar #SriSultanYogyaDaruratKlitih dan #YogyaTidakAman dalam merespon isu Klitih di Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi demonstrasi melalui media sosial sebagai upaya menyampaikan aspirasi di era transformasi digital. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang mana data yang digunakan adalah data primer dan sekunder dari hasil penyebaran G-form, dan ekstraksi data melalui media sosial twitter. Data yang diperoleh kemudian diolah dengan menggunakan NVIVO 12 Plus. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Potensi mahasiswa terhadap penggunaan media sosial, 2) Keberhasilan penyampaian aspirasi melalui media sosial, dan 3)Implikasi kebijakan pemerintah DIY dalam merespon isu klitih. Diperlukan penelitianpenelitian lanjutan untuk melengkapi kekurangan dalam penelitian ini, sumber data yang lebih banyak, dan responden yang mewakili segala aspek masyarakat dapat menyempurnakan penelitian ini.
Copyrights © 2022