Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris tentang faktor-faktor yang mempengaruhi penilaian kinerja bank perkreditan rakyat. Penelitian ini menggunakan sampel laporan keuangan bank perkreditan rakyat yang menjadi anggota Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia sebanyak 20 Bank Perkreditan Rakyat dengan aset atas di atas 50 milyar periode tahun 2012 sampai dengan tahun 2016. Metode penelitian yang digunakan adalah metode regresi linier berganda dan variabel yang diukur dengan skala rasio. Dengan menggunakan analisis data uji asumsi klasik, sebagai persyaratan dalam menggunakan metode penelitian Regresi Linier Berganda.Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 4 rasio keuangan dari kriteria CAMEL yang dipilih dari rasio keuangan yang umum digunakan berdasarkan penilaian tingkat kesehatan bank. Semua sampel Bank Perkreditan Rakyat berjumlah 20 bank digunakan dalam penelitian ini dan rasio keuangan yang digunakan adalah dari Aspek Loan to Deposit Ratio (LDR), Beban Operasional dan Pendapatan Operasional (BOPO), dan Return On Asset (ROA) dan Non Performing Loan (NPL). Berdasarkan hasil penelitian 20 bank pada periode tahun 2012 sampai dengan 2016 maka diperoleh kesimpulan bahwa variabel Loan to Deposit Ratio (LDR), Beban Operasional dan Pendapatan Operasional (BOPO) dan Return On Asset berpengaruh signifikan walaupun sangat kecil terhadap Non Performing Loan (NPL).
Copyrights © 2018