Dalam New Normal, aktivitas seperti beribadah diMasjid memiliki protokol kesehatan. Namun pada kenyatannyamasih banyak Masjid yang belum menjalankan maupunkurang mematuhi protokol kesehatan. Hal ini tentu saja dapatberakibat fatal karena Masjid bisa menjadi salah satu tempatpenyebaran COVID-19 jika protokol kesehatan tidakdijalankan dengan baik oleh para jemaah maupun parapengurus Masjid. Masjid bisa menjadi tempat penyebaranCOVID-19 karena kurangnya kesadaran untuk menjaga jarakdan kurang menjaga kesehatan tubuh.Atas masalah yang telah diuraikan maka sistem monitoringpada Masjid berbasis arduino dapat menjadi solusi untukmeningkatkan kesadaran akan protokol kesehatan di dalam Masjid. Sistem ini dilengkapi dengan sensor jarak dan sensorsuhu agar jemaah dapat terkontrol dalam menjaga jarak dansuhunya serta terdapat bilik disinfektan untuk menyeprotkandisinfektan kepada para jemaah.Hasil dari penelitian ini berupa simulasi Masjid yangdilengkapi dengan sensor suhu yang memiliki tingkatkeakuratan 98,82% dan jarak yang dapat bekerja dengan baikdengan tingkat keakuratan 93,33 % dan juga informasi berupajumlah jemaah dan jarak shaf sholat yang dapat dilihat secarareal time pada lcd dan web, serta saat jemaah masuk makasemportan disinfektan akan menyala dan jika masjid penuhmaka pagar akan tertutup otomatis.
Copyrights © 2021