Kesehatan merupakan hal terpenting bagi manusia. Namun, sebagian besar masyarakat seringkali menyepelekan penyakit batuk yang dapat menjadi suatu gejala dari penyakit paru-paru. Beberapa kondisi batuk merupakan gejala dari penyakit paru-paru yang harus segera mendapatkan penanganan dari dokter. Paru-paru manusia adalah organ yang rentan terkena penyakit karena bersinggungan langsung dengan udara yang terhirup melalui hidung. Ilmu pengobatan paru-paru yang ada saat ini yaitu menggunakan CT-Scan dan tes dahak yang dicek secara manual oleh ahli dahak. Dari permasalahan tersebut, diperlukan adanya penelitian yang terkait dengan sistem otomatisasi untuk pendeteksi tingkat keparahan penyakit paru-paru dari pasien, sehingga ketika seorang pasien datang untuk memeriksakan paru-paru mereka, hasilnya dapat segera diketahui. Pada penelitian ini parameter yang digunakan untuk melakukan perbandingan tingkatan kelas penyakit paru-paru adalah warna kuku dan suhu tubuh dari pasien. Berdasarkan beberapa pengujian yang dilakukan pada sistem dihasilkan error pembacaan sensor warna TCS3200 sebesar 1,478%, dan error pembacaan sensor suhu LM35 terhadap alat ukur termometer sebesar 1,13%.
Copyrights © 2021