Dengan berkurangnya pasokan energi dan adanya tarif dasar listrik yang semakin meningkat, telah memberikan dampak pada pengelola utilitas sistem daya elektrik dan juga para peneliti untuk mencari solusi baru untuk melakukan efisiensi dan diversifikasi energi baik dari sisi pembangkitan ataupun pada sisi beban. Penggunaan energy baru dan terbarukan merukan salah satu usaha untuk mengatasi kekurangan ini, yaitu dengan implementasi pembangkit tersebar (PT) berbasis pembangkit baru dan terbarukan yang diinjeksikan pada sistem distribusi. Injeksi PT ini akan memberikan dampak baik ditinjau dari keadaan tunak ataupun pada keadaan dinamis. Dampak pada keadaan tunak dapat dirasakan dengan perubahan aliran daya, profil tegangan dan rugi-rugi daya pada sistem. Pada makalah ini, dilakukan analisis pengaruh dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) pada sistem distribusi, yang diimplementasikan pada Sistem Distribusi Dampit Kabupaten Malang, dengan lima skenario injeksi embangkit tersebar. Dampak yang signifikan yang dapat dirasakan adalah naiknya profil tegangan untuk semua bus dan pengurangan rugi-rugi daya.
Copyrights © 2018