Akhir-akhir ini produktifitas pertanian semakin menurun. Sementara kebutuhan hasil pertanian justru semakin bertambah seiring dengan pertumbuhan penduduk. Salah satu penanggulangannya adalah hidroponik karena memiliki banyak kelebihan jika dibandingkan dengan sistem penanaman di tanah. Iklim, suhu, air, radiasi dan jenis tanaman sangat mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Agar prokdutifitas petani tetap terjaga, maka dibutuhkan cara untuk mensiasati hal tersebut. Kontrol otomatis ini terdiri dari penambahan LED Ice Blue, Growlight dan lampu sepeda serta sensor EC dan TDS. Dimana lumen yang digunakan hampir sama dengan lumen matahari sehingga tumbuhan tetap berproduksi walaupun cuaca sedang buruk. Selain itu kontrol nutrisi hidroponik menggunakan patokan nilai EC dan TDS untuk menjaga supply makanan tanaman tetap terjaga dengan baik. Sedangkan monitoringnya menggunakan Serial Bluetooth Monitor. Dengan siasat tersebut membuat tumbuhan sawi hidroponik dapat lebih unggul daripada hidroponik konvesional. Hasil yang d peroleh LED Ice Blue setinggi 22cm, Growlight 25cm, lampu sepeda 23 cm dan 19 cm untuk konvensional pada umur 6 minggu setelah semai.
Copyrights © 2018