Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah
Vol 2, No 1 (2014): Jurnal 2014

Dampak Kerusakan Terumbu Karang Terhadap Hasil Tangkapan Ikan Di Desa Pulau Lemukutan Kabupaten Bengkayang Propinsi Kalimantan Barat

Hira Malahayati (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Aug 2014

Abstract

ABSTRAK Wilayah pesisir dan lautan merupakan kawasan yang menyimpan kekayaan sumber daya alam hayati laut yang sangat berguna bagi kehidupan manusia. Akibat aktifitas masyarakat yang semakin meningkat menyebabkan kerusakan terumbu karang yang semakin tahun semakin meningkat. Tujuan dari penelitian ini yaitu : menentukan tingkat kerusakan terumbu karang di Desa pulau Lemukutan; menganalisis dampak kerusakan terumbu karang terhadap hasil tangkapan ikan oleh nelayan secara tradisional di Desa pulau Lemukutan dan menghitung besarnya tingkat pendapatan nelayan di Desa Pulau Lemukutan Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang Propinsi Kalimantan Barat. Metode yang digunakan dalam pengamatan terumbu karang adalah dengan menggunakan metode manta taw dan metode regresi berganda digunakan untuk menganalisis faktor - faktor yang mempengaruhi hasil tangkapan ikan nelayan desa pulau Lemukutan. Program yang dapat membantu dalam penelitian ini yaitu Microsoft Excel 2007 dan SPSS Ver. 16.0. Hasil dari penelitian ini yaitu persentase tutupan karang hidup di Desa pulau Lemukutan berdasarkan 4 titik pengamatan yang dilakukan pada tahun 2013 pada lokasi pantai Air Tiris (Lemukutan A) yaitu 56,5 % (Kategori bagus), pada lokasi pantai Teluk Melanau (Lemukutan B) yaitu 51 % (Kategori bagus), pada lokasi pantai Teluk Cina (Lemukutan C) yaitu 21 % (Kategori Rusak) dan pada lokasi pantai Teluk Surau (Lemukutan D) yaitu 47 % (Kategori sedang); Faktor – faktor yang mempengaruhi hasil tangkapan ikan nelayan di Desa pulau Lemukutan ialah perubahan cuaca, frekuensi melaut, terumbu karang dan adanya pencemar. Terumbu karang merupakan faktor yang paling signifikan mempengaruhi hasil tangkapan ikan, apabila semakin baik kondisi tutupan terumbu karang maka hasil tangkapan ikan cenderung meningkat dengan nilai korelasi sebesar 0,917 dan rata - rata tingkat pendapatan nelayan Desa Lemukutan Rp 189.000,- persekali melaut. Dengan pendapatan terendah nelayan Desa pulau Lemukutan sebesar Rp 59.000,- dan pendapatan tertinggi nelayan Desa pulau Lemukutan sebesar Rp 480.000,-. Kata Kunci : Terumbu Karang, Penangkapan Ikan, Nelayan Tradisional

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

jmtluntan

Publisher

Subject

Energy Engineering Environmental Science Immunology & microbiology Public Health

Description

Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah (ISSN: 2622-2884) is a scientific journal published by Environmental Engineering Study Program, Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura, Pontianak, Indonesia. The journal was purposed as a medium for disseminating research results in the form of full ...