ABSTRAK Kebisingan merupakan gangguan yang dapat mempengaruhi kenyamanan dan kesehatan terutama yang berasal dari kegiatan operasional peralatan pabrik. Mesin memiliki kebisingan dengan suara berkekuatan tinggi. Dampak negatif yang ditimbulkannya adalah kebisingan yang berbahaya bagi karyawan. Kondisi ini dapat mengakibatkan berkurangnya pendengaran atau dapat mengakibatkan ketulian. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui sumber kebisingan yang tertinggi pada daerah PT. PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Barat Kabupaten Kubu Raya. Penelitian dilakukan selama dua hari dengan pengulangan pengukuran. Pengukuran dimulai malam hari di 6 titik sumber bunyi. Titik sumber bunyi tersebut adalah PLTD, ADAU, Sewatama 1, Sewatama 2, Sewatama 3A dan Sewatama 3B. Pengambilan titik pengukuran setiap jarak 10 meter menurut 4 arah mata angin. Tingkat kebisingan tertinggi terdapat pada titik sumber bunyi Sewatama 1 dengan nilai kebisingan sebesar 110,2 dB. Dengan nilai kebisingan sebesar 110,2 dB ini perlu dilakukannya upaya dalam mengurangi dampak kebisingan dengan memperbanyak penanaman vegetasi seperti pohon yang berdaun lebar atau dapat juga menanam pohon bambu yang dapat meredam kebisingan serta membuat rumah mesin menjadi ruangan tertutup. Kata Kunci : Kebisingan, Noise Mapping, Sumber Bunyi
Copyrights © 2016