Desa Sungai Kakap merupakan salah satu desa yang belum mendapatkan pelayanan sampah baik dariPemerintah Daerah Kabupaten Kubu Raya maupun Pemerintah Kota Pontianak. Hal ini menyebabkan sampah yangdihasilkan oleh perumahan-perumahan Desa Sungai Kakap menumpuk dimana-mana dan menimbulkan timbulan sampahyang tidak diinginkan. Timbulan sampah dapat menyebabkan masalah bagi manusia dan lingkungan diantaranya adalahmenurunnya nilai estetika, terganggunya sanitasi, tercemarnya air tanah bahkan bisa menyebabkan vektor penyakit bagimanusia. Perumahan Grand Sukati yang merupakan perumahan yang sedang dibangun di Desa Sungai Kakap tentu perluadanya perencanaan sistem pengelolaan sampah. Perencanaan sistem pengelolaan sampah yang direncanakan diPerumahan Grand Sukati adalah pengelolaan sampah berbasis 3R (reduce, reuse dan recycle). Pengelolaan sampah yangdirencanakan di Perumahan Grand Sukati meliputi 4 aspek yaitu aspek kelembagaan, aspek operasional, aspek biaya danaspek peran serta masyarakat. Pengelolaan sampah dikelola langsung oleh organisasi masyarakat. Aspek operasionalmeliputi pewadahan, pengumpulan dan pengolahan di TPST. Wadah yang direncanakan di Perumahan Grand Sukati adalahwadah komunal yang berkapasitas 2 m3sebanyak 7 buah. Alat pengumpul yang direncanakan berupa gerobak motor sebanyak 2 buah. Pengolahan sampah organik di TPST menggunakan pengomposan dengan bantuan alat rotary klin yangmenggunakan sistem aerasi. Biaya investasi yang harus disediakan untuk pengelolaan sampah di Perumahan Grand Sukatiuntuk umur perencanaan 20 tahun adalah Rp 904.823.000,- dan biaya depresiasi sebesar Rp 118.182.000,-. Adapun biayaoperasional dan pemeliharaan adalah sebesar Rp 3.844.000.000,-. Pendapatan dari pengolahan sampah dan retribusisampah adalah Rp 11.534.400.000,-. Dengan demikian keuntungan perencanaan yang berumur 20 tahun adalah sebesarRp 6.785.577.000,-. Faktor yang menentukan berhasil tidaknya pengelolaan sampah di Perumahan Grand Sukati adalah peran serta masyarakat. Masyarakat berperan memisahkan sampah organik dan anorganik di rumah masing-masingsebelum dibuang ke wadah komunal.Kata kunci: Sampah, 3R, aspek pengelolaan.
Copyrights © 2013