Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengimplementasian fungsi dan peran kepemimpinan dalam proses pembangunan dan untuk mengetahui faktor penghambat pembangunan di Kampung Gag serta untuk mengetahu partisipasi masyarakat terhadap pembangunan di Kampung Gag. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. penelitian dilakukan di Kampung Gag, Distrik Waigeo Barat, Kabupaten Raja Ampat. Populasi penelitian yaitu seluruh perangkat pemerintah di Kampung Gag dan sampel berjumlah 26 orang. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan cara observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka  hasil penelitian dianalisis menggunakan teknik kategorisasi, reduksi, dan interpretasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi dan peran kepemimpinan di Kampung gag belum berjalan secara maksimal; adapun faktor penghambat proses pembangunan antara lain tingkat pendidikan SDM masih rendah, sikap masyarakat yang masih sangat tradisional, tidak percaya diri, sifat mementingkan diri sendiri serta letak geografis Pulau gag yang jauh dari pusat pemerintahan kabupaten. Adapun partisipasi masyarakat dalam pembangunan antara lain pada sektor perencanaan pelaksanaan, pengawasan evaluasi dan pemeliharaan hasil-hasil pembangunan. Berdasarkan hasi penelitian tersebut disimpulkan bahwa pemerintah kampung Gag perlu melakukan sosialisasi kepada masyarakat sehingga masyarakat Kampung Gag tingkat kesadaran dan partisipasinya dalam pembangunan Kampung Gag bisa lebih maksimal.
Copyrights © 2019