Banyak masyarakat Kota Surabaya yang masih memandang rendah akan sampah, image sampah yang bau, kotor, menjijikan membuat masyarakat enggan mengolah sampah, padahal sampah memiliki nilai ekonomis untuk menambah pendapatan. Pemerintah Kota Surabaya melakukan berbagai program untuk mengurangi timbulan sampah salah satunya yaitu bekerjasama dengan Bank Sampah Induk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh program pemerintah, system kelola, pengetahuan terhadap persepsi masyarakat Kota Surabaya terhadap Bank Sampah Induk. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis data menggunakan Partial Least Square (PLS). Hasil analisis dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel program pemerintah dan variabel pengetahuan berkontribusi terhadap persepsi masyarakat Kota Surabaya terhadap Bank Sampah Induk, sedangkan untuk variabel system kelola Bank Sampah tidak berkontribusi terhadap persepsi masyarakat Kota Surabaya terhadap Bank Sampah Induk.
Copyrights © 2018