Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan upaya pemerintah untuk menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat, agar lebih tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat waktu. BPNT diberikan kepada keluarga penerima manfaat (KPM), dengan kondisi sosial ekonomi 25 persen terendah di daerah pelaksanaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak bantuan pangan non tunai yang dilakukan oleh pemerintah terhadap distribusi pendapatan rumah tangga. Data yang digunakan dalam Penelitian ini adalah Sistem Neraca Sosial Ekonomi (SNSE) tahun 2008, dengan analisis matriks pengali neraca dan metode Koefisien Gini (Gini Ratio). Hasil analisis menunjukkan bahwa BPNT memberikan dampak terbesar terhadap buruh tani, golongan rendah di desa dan di kota, serta nilai Koefisien Gini (Gini Ratio) sebesar 0,038 yang berarti ketimpangan rendah
Copyrights © 2018