Penelitian ini akan melakukan pengujian terhadap pengaruh good corporate governance pada kinerja perbankan dengan manajemen laba sebagai pemoderasi. Indikator mekanisme corporate governance diproksikan dengan dewan komisaris independen dan komite audit.Manajemen Laba di ukur dengan Discretionary Accrual menggunakan Jones Model, dan Kinerja Keuangan Perbankan diukur dengan Return On Asset.Populasi dalam penelitian ini adalah 42 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2018.Sample penelitian ini sebanyak 20 perusahaan.Teknik pemilihan sample yaitu menggunakan purposive sampling. Jenis data yang digunakan yaitu data sekuder. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dewan Komisaris Independen tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Komite Audit tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Manajemen Laba berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Manajemen laba tidak memoderasi pengaruh Dewan Komisaris Independen terhadap kinerja keuangan Manajemen laba tidak memoderasi pengaruh Komite Audit terhadap kinerja keuangan. Good Corporate Governance merupakan sebuah konsep yang menekankan pentingnya hak pemegang saham untuk memperoleh informasi dengan benar, akurat, dan tepat waktu. Selain itu juga menunjukkan kewajiban perusahaan untuk mengungkapkan (disclosure) semua informasi kinerja keuangan perusahaan secara akurat, tepat waktu dan transparan
Copyrights © 2021