Abstrak - Kota Cimahi sebagai bagian wilayah Kabupaten Bandung telah menjadikan kota yang penting, dilihat dari berbagai aspek kehidupan, baik aspek politik, ekonomi, sosial dan budaya. Kodim 0609/Kabupaten Bandung memiliki tanggung jawab pembinaan masyarakat Kota Cimahi. Kaum muda di Kota Cimahi menghadapi dua masalah besar yakni pertama masalah sosial, seperti penggunaan napza dan obat-obat terlarang, pergaulan bebas dan kegiatan negatif. Masalah kedua yang menyangkut, semangat berkebangsaan, rasa persatuan dan kesatuan yang dikhawatirkan berdampak kepada rendahnya semangat bela negara. Dalam pengamatan awal ada kesan bahwa generasi muda di wilayah Cimahi kurang bersosialisasi dengan Kodim 0609/Kabupaten Bandung. Melalui penelitian yang dilaksanakan, didapatkan hal yang cukup signifikan terkait dengan salah satu tugas Kodim 0609/Kabupaten Bandung, yakni pembinaan teritorial khususnya pembinaan demografi. Tidak terdapat Program Kerja yang mengarah kepada pembinaan generasi muda. Mengingat pembinaan demografi sangat prinsip dalam penyiapan kekuatan pertahanan, maka disarankan agar Kodim 0609/Kabupaten Bandung, penting membuat program yang terkoordinir dengan instansi terkait khususnya Pemkot Cimahi. Kodim 0609/Kabupaten Bandung sebagai unsur terdepan dalam menjalankan fungsi pembinaan teritorial dalam rangka pertahanan negara telah menjadikan kedudukannya adalah sangat strategis. Untuk mengoptimalkan agar memberikan pengetahuan manajemen, membuat visi dan misi, meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait, sehingga saling mendukung dan melengkapi sumber daya yang ada, Meningkatkan teknik berbicara dimuka umum kepada seluruh aparat teritorial dijajarannya dan dapat meningkatkan kemampuannya dalam memberikan pengarahan, serta melatih Bela Negara. Dengan demikian diharapkan penyelenggaraan program Bela Negara akan lebih optimal.Kata Kunci: Peran Kodim 0609/Kabupaten Bandung, Bela Negara, Generasi Muda Abstract --The City of Cimahi is a part of Bandung area, which has become a strategic city based on all aspect of life perspective. Those aspects are ideology, economic, social and culture. Bandung’s 0609 Military Command Area has responsibility to cultivate residents of Cimahi City. The youth of Cimahi City have two huge problems namely the first is social issues including narcotics, drugs, and another negative activity. Second, is about nationalism as residents of the Republic of Indonesia. Those problems link with the matters of social solidarity and national spirit as an Indonesian. It needs consideration, because it will influence the value of nationalism and could make disintegration. This research has used a quantitative method and management theory. This theory is a process of decision maker and it is fundamental to build a policy. Cimahi Junior high School will become an object of this research. The results of analyzing have found some problem which is caused problems of the 0609 Military Command Area when conducting nationalism program for youth of Cimahi City. The main problem is the ability of human resources. They do not have knowledge of management, so it will cause the differences between planning and actuating. Bandung 0609 Military Command Area is a pioneer to run the territorial defense management in Cimahi City. It makes the City of Cimahi will become more important. To optimize that program, there are some suggestions as follow, increasing the understanding of the soldiers of Bandung 0609 Military Command Area about management. Build a target of that program, coordination with the government employee. The important thing is directions for soldiers in Bandung 0609 Military Command Area. If we could manage all problems, the nationalism programs will optimum. Key Words: Military Command District, Nationalism, Youth
Copyrights © 2017