Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan perbedaan kecenderungan individu dalam melakukan kecurangan akuntansi antara individu yang memiliki level moral yang tinggi dan individu yang memiliki level moral yang rendah dalam kondisi terdapat elemen pengendalian internal maupun tidak terdapat elemen pengendalian internal dengan setting eksperimen laboratorium menggunakan surrogate mahasiswa S1 Akuntansi Fak. Ekonomi Universitas Mulawarman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa individu dengan level moral rendah kecenderungan melakukan kecurangan akuntansi lebih tinggi dibandingkan individu yang memiliki level moral yang tinggi. Peranan pengendalian internal sebagai salah satu faktor yang dapat memengaruhi dalam menekan atau mencegah kemungkinan terjadinya kecurangan akuntansi tersebut. Hal ini dikarenakan peraturan juga dapat menjadi alat pencegah yang efektif agar seseorang tidak melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan peraturan yang ada.
Copyrights © 2017