Degradasi fotokatalitik fenol pada limbah sasirangan telah diteliti menggunakan titanium dioksida (TiO2) sebagai fotokatalis dan kalium persulfat (K2S2O8) sebagai oksidan di bawah radiasi lampu UV. Fenol merupakan salah satu senyawa organik yang bersifat karsinogenik yang dapat menyebabkan kerusakan hati dan ginjal hingga kematian pada manusia meskipun dalam konsentrasi yang rendah. Dalam industri tekstil, fenol terdapat dalam zat warna sebagai senyawa organik tidak jenuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan konsentrasi optimum TiO2 dan K2S2O8 serta waktu kontak optimum yang efektif dalam mendegradasi fenol pada limbah buatan dan limbah cair sasirangan. Volume masing-masing limbah buatan dan limbah sasirangan yang digunakan adalah 10 L dan diradiasi di bawah lampu UV selama 6 jam. Hasil penelitian pada limbah buatan menunjukkan konsentrasi TiO2 optimum sebesar 100 mg/L dengan efisiensi degradasi sebesar 94,55% dan konsentrasi K2S2O8 optimum sebesar 500 mg/L dengan efisiensi degradasi sebesar 97,69%. Waktu kontak optimum yang efisien untuk mendegradasi fenol dengan konsentrasi TiO2 dan K2S2O8 optimum adalah selama 90 menit dengan nilai efisiensi degradasi sebesar 97,23%. Aplikasi TiO2 dan K2S2O8 optimum pada limbah sasirangan diperoleh efisiensi degradasi fenol sebesar 41% tanpa aerasi dan dengan aerasi diperoleh efisiensi degradasi fenol sebesar 70,76%. Kata kunci: Limbah Sasirangan, Fotokatalitik, Fenol, TiO2, K2S2O8
Copyrights © 2018