Manuju : Malahayati Nursing Journal
Vol 4, No 5 (2022): Volume 4 Nomor 5 2022

Pengaruh Konseling Imunisasi TT Terhadap Pengetahuan Calon Pengantin (Catin)

Putri Santy (Poltekkes Kemenkes Aceh)



Article Info

Publish Date
01 May 2022

Abstract

ABSTRACT The implementation of the tetanus toxoid immunization program for women reproductive age (WUS) and pregnant women is one of the efforts to control tetanus infection which causes maternal and infant mortality. The coverage of Td immunization at Td1 to Td5 status WUS in 2019 is still very low, which is less than 10%, TT5 coverage is 8.02%. The low coverage of the TT immunization of the bride and groom is due to the lack of clear knowledge of the bride and groom about the TT immunization program. Counseling for WUS can be done to influence a person's level of knowledge about health. This study was aimed at finding out the provision of TT immunization counseling on the knowledge of the prospective bride. This research belonged to a quasi-experimental with a pretest-posttest control group design. The population in this study is prospective brides who register their marriages at the KUA, Darussalam District, Aceh Besar Regency, totaling 30 people who are divided into two groups. The treatment group was given counseling about TT immunization for the bride and groom. Consecutive sampling was taken according to the inclusion and exclusion criteria that had been set until the number of samples was met. Data analysis using Paired t-test parametric test because the data is normally distributed. The obtained significant value (p) of the treatment group before and after giving counseling was 0.000 lower than 0.05 (p=0.000 <0.05). There is an effect of giving given counseling for the bride on the knowledge about TT immunization. Increase the cooperation of the KUA with the Puskesmas in increasing the knowledge of prospective brides about TT immunization through the provision of counseling in the SUSCATIN program. Keywords : Counseling, Tetanus toxoid immunization, brides   ABSTRAK Pelaksanaan program imunisasi tetanus toksoid bagi wanita usia subur (WUS) dan ibu hamil merupakan salah satu upaya pengendalian infeksi tetanus yang menyebabkan kematian ibu dan bayi. Cakupan  imunisasi  Td  pada  status  Td1  sampai  Td5  pada WUS  tahun  2019 masih  sangat  rendah  yaitu  kurang dari 10%, cakupan  TT5  sebesar 8,02%. Rendahnya cakupan imunisasi TT calon pengantin disebabkan ketidaktahuan calon pengantin tentang program imunisasi TT secara jelas. Pemberian konseling pada WUS dapat dilakukan untuk mempengaruhi tingkat pengetahuan seseorang tentang kesehatan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian konseling imunisasi TT terhadap pengetahuan calon pengantin wanita.  Jenis penelitian ini adalah Quasy-Eksperimental Design dengan rancangan penelitan Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi adalah calon pengantin wanita yang mendaftarkan pernikahan di KUA Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar berjumlah 30 orang yang dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok perlakuan diberikan konseling tentang imunisasi TT untuk calon pengantin. Pengambilan sampel secara consecutive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang sudah ditetapkan sampai jumlah sampel terpenuhi. Analisa data menggunakan Uji parametrik Paired t-test karena data berdistribusi normal. Nilai signifikan pada kelompok perlakuan terhadap pengetahuan calon pengantin wanita sebelum dan sesudah diberikan konseling adalah p = 0,000 lebih kecil dari nilai 0,05. Terdapat pengaruh pemberian konseling pada calon pengantin wanita terhadap pengetahuan tentang imunisasi TT. Meningkatkan kerjasama pihak KUA dengan Puskesmas dalam meningkatkan pengetahuan calon pengantin tentang imunisasi TT melalui pemberian konseling dalam program SUSCATIN.  Kata Kunci: Konseling, Imunisasi TT, Calon pengantin

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

manuju

Publisher

Subject

Health Professions Nursing Public Health

Description

MANUJU : Malahayati Nursing Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis ...