Pemanfaatan teknologi smartphone sebagai home controller dimana sistem saklar digantikan dengan aplikasi dalam smartphone seperti Blynk, aplikasi ini dihubungkan melalui jaringan dan berbagai mikrokontroler sehingga aplikasi tersebut dapat mengendalikan atau mengontrol lampu pada sebuah ruangan, gedung, ataupun rumah, selain itu dalam penelitian ini kami juga menggunakan sensor PIR (sensor gerak) untuk mendeteksi gerakan dalam ruangan sehingga memperkecil kemungkinan ada kesalahan dalam pengontrolan sebab smartphone tidak dapat mendeteksi suatu gerakan. Hasil dari penelitian ini yaitu menghasilkan sebuah miniature untuk menguji coba smartphone sebagai home controller, apakah smartphone bisa mengontrol lampu tersebut atau tidak dengan menggunakan aplikasi Blynk dan bagaimana apabila ada pergerakan apakah sensor PIR dapat mendeteksi dengan baik.
Copyrights © 2022