Silent hypoxia pada pasien Covid-19 dan gejala hipoksemia berat perlu penanganan yang tepat. Kasus ini sering muncul tanpa gejala namun dapat mengancam jiwa, sehingga memerlukan peralatan pemantau kesehatan. Teknologi embbedded system dan Internet of Things (IoT) mendukung pengembangan peralatan pemantau kesehatan perorangan berbiaya rendah. Peralatan yang berpotensi dikembangkan untuk kasus tersebut adalah pulse Oximeter. Penelitian ini ditujukan untuk mengembangkan purwarupa pulse oximeter yang terintegrasi dengan sensor suhu dan interpretasi hasil berupa kondisi “normal” dan “hipoksia”. Purwarupa ini diberi nama OxyTemp yang telah dilengkapi oleh teknologi IoT melalui aplikasi Blynk sehingga dapat memonitor kondisi pengguna dari jarak jauh melalui handphone. Desain penelitian menggunakan Research & Development dengan teknik Reverse Engineering Level 3. Purwarupa telah melalui uji terbatas pemeriksaan fisik, fungsi, pengujian keselamatan listrik dan pengujian kinerja masing-masing parameter menggunakan alat kalibrator yang sesuai. Metode kerja yang digunakan mengacu pada SK Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Tahun 2018 No. 041-18 tentang Metode Kerja Pengujian Pulse Oximeter.
Copyrights © 2022