Menurut data dari Internasional Labour Organization (ILO) setiap tahun terdapat lebih dari 250 juta kasus penyakit akibat kerja bahkan 1,2 juta pekerja meninggal karena kecelakaan serta sakit di tempat kerja. Kasus PAK (Penyakit Akibat Kerja) tingkat dunia mencatat diatas 30% PAK adalah penyakit paru. Salah satu penyebabnya adalah debu kayu. Debu yang terhirup terus menerus mengakibatkan kerusakan paru serta fibrosis sehingga alveoli mengeras dan menurunkan elastisitasnya. Alhasil kapasitas untuk mengikat oksigen menjadi berkurang. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan lamanya paparan debu kayu dengan keluhan pernafasan pada pekerja kayu di Banda Aceh. Penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Sampel penelitian yakni 40 orang yang diambil dengan total sampling. Uji statistik yang digunakan ialah uji Mann/Whitney. Hasil penelitian membuktikan jika terdapat hubungan yang signifikan antara lamanya paparan debu kayu dengan keluhan pernafasan (p0,05). Responden yang bekerja kurang dari 5 tahun 75% tidak mengalami keluhan pernafasan, dan responden yang bekerja lebih dari 5 tahun 88,9% memiliki keluhan pernafasan berat.
Copyrights © 2022