Jurnal Reka Lingkungan
Vol 10, No 2 (2022)

PENGARUH WAKTU FLOKULASI PADA PROSES KOAGULASI FLOKULASI DENGAN BIOKOAGULAN KELOR UNTUK MENYISIHKAN KADAR BESI AIR SUMUR

Dewi Fitria (Dosen Prodi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik Universitas Riau)
Puti Sri Komala (Dosen Jurusan Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik Universitas Andalas, Kampus UNAND Limau Manis, Padang, Sumatra Barat)
Dura Vendela (Jurusan Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik Universitas Andalas)



Article Info

Publish Date
08 Jun 2022

Abstract

Salah satu sumber air baku air minum yang sering digunakan adalah air sumur. Air sumur pada umumnya mempunyai kualitas yang lebih baik dibanding air permukaan. Masalah yang sering ditemui pada air sumur adalah airnya terkadang mengandung logam besi (Fe) yang tinggi. Fe yang tinggi dapat menimbulkan gangguan kesehatan, menimbulkan bau yang menyengat dan gangguan estetika akibat perubahan warna air. Dalam penelitian ini digunakan proses koagulasi flokulasi untuk menurunkan kandungan Fe di dalam air sumur dengan menggunakan biji kelor sebagai biokoagulan. Percobaan ini menggunakan variabel utama waktu flokulasi dengan rentang 10-30 menit dengan interval 2 menit. Pengaruh waktu flokulasi pada penyisihan Fe juga dikaji pada variabel yang ikut mempengaruhi penyisihan Fe seperti  ukuran flok, C-organik air hasil koagulasi dan kadar air dalam flok. Waktu koagulasi yang digunakan adalah selama 1 menit dengan kecepatan 100 rpm, kecepatan flokulasi 40 rpm, waktu pengendapan 60 menit, dan dosis kelor yang digunakan 33 mg/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu flokulasi optimum penyisihan Fe adalah 18 menit.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

lingkungan

Publisher

Subject

Environmental Science

Description

Fokus keilmuan dari Jurnal Reka Lingkungan meliputi Teknologi dan Manajemen dari bidang Teknik dan Ilmu Lingkungan. Beberapa ruang lingkup dari Jurnal meliputi sebagai berikut, namun tidak terbatas pada lingkup dibawah ini: 1. Ekologi, 2. Kimia Lingkungan 3. Teknik Lingkungan 4. Ilmu Lingkungan 5. ...