Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui hubungan antara school well-being dengan prokrastinasi akademik pada siswa SMA Mardisiswa Semarang. Prokrastinasi Akademik adalah perilaku penundaan hal-hal yang berhubungan dengan kegiatan akademik yang dilakukan oleh siswa yang berhubungan dengan kegiatan akademik secara sengaja karena hal tersebut dianggap sulit atau tidak menyenangkan bagi siswa. School well-being adalah penilaian subjektif dari siswa terhadap lingkungan sekolah terhadap kebutuhan dasar siswa ketika menjalankan kegiatan akademik maupun non-akademik di sekolah. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 211 orang siswa SMA Mardisiswa, dengan sampel sebanyak 104 orang siswa yang diambil melalui teknik cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala School Well-Being (26 aitem, α = 0,893) dan Skala Prokrastinasi Akademik (23 aitem, α = 0,863). Analisis data dilakukan dengan analisis Spearman’s Rho, menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara school well-being dengan prokrastinasi akademik pada siswa SMA Mardisiwa Semarang (rxy = -0,498 dan p = 0,000). Hubungan yang negatif memiliki makna bahwa semakin tinggi school well-being maka semakin rendah prokrastinasi akademik. Saran bagi subjek yaitu subjek sebaiknya dapat mengatur waktu dengan baik untuk mengerjakan tugas dan menyusun skala prioritas dalam mengerjakan tugas.
Copyrights © 2021