CV. XYZ adalah perusahaan yang mengkhususkan diri dalam produksi tanki air, dimana di setiap proses produksi terdapat indikasi yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja, hal inilah yang menyebabkan kerugian akibat kejadian buruk yang timbul dari suatu operasi. Tanpa menerapkan manajemen resiko prusahaan dihadapkan dengan ketidakpastian. Dimana setiap proses produksi tanki air berpotensi menimbulkan suatu risiko, pada stiap kegiatan menimbulkan resiko kecelakaankerja. Tujuan penelitian untuk mengetahui identifikasi bahaya dengan mengunakan metode (HIRARC), setelah itu menentukan seberapa mungkin kecelakaan terjadi (likehood), dan menentukan seberapa parah kecelakaan tersebut terjadi (severity) dan sebuah pengendalian untuk mengurangi dampah risiko yang terjadi. pada proses pembuatan tanki air di CV. XYZ, ditemukan hasil permasalahan di 5 stasiun kerja, dengan 7 potensi bahaya dan resiko yang dihadapi CV. XYZ selama proses pembuatan tanki. Hasil dari penilaian resiko, dari 7 potensi bahaya tersebut, 2 memiliki potensi risiko rendah, 3 potensi risiko sedang, dan 2 potensi risiko tinggi. Rekomendasi manajemen risiko diberikan untuk semua potensi bahaya di CV. XYZ bertujuan untuk mengurangi terjadinya kecelakaan kerja yang dapat terjadi kapan saja.
Copyrights © 2022