Penelitian ini dilakukan terhadap persediaan bahan baku kemasan cup 240 ml untuk mengetahui jumlah pembelian yang optimum pada bahan baku kemasan cup 240 ml dengan menggunakan metode EOQ (Economic Order Quantity), untuk mengetahui persediaan pengaman (Safety Stock) pada bulan Juli tahun 2018 sampai dengan Juni 2019 di PT DEF Batam. Untuk mengetahui: Kapan seharusnya melakukan pemesanan kembali (Re Order Point), untuk mengetahui perbandingan yang lebih optimum antara menggunakan Total Inventory Cost (“TIC) yang ditetapan perusahaan dengan total biaya persediaan atau Total Inventory Cost (TIC) menggunakan metode EOQ (Economic Order Quantity). Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: jumlah pemesanan kemasan cup 240 ml yang optimum pada bulan Juli tahun 2018 – Juni 2019 adalah 15941350 pcs, setiap kali pemesanan, dan frequensi pemesanan dilakukan dua kali dalam satu tahun. Jumlah Safety Stock dalam bulan Juli tahun 2018 – Juni 2019 adalah sebesar 63050 pcs. Re Order Point yang harus dilakukan kembali oleh perusahaan pada tahun 2018-2019 adalah ketika persediaan bahan kemasan cup sebesar 443080 pcs. Perbandingan Total inventory Cost (TIC) Perusahaan sebesar Rp. 437.661.800 dengan Total Inventory Cost (TIC) EOQ sebesar Rp 162601730
Copyrights © 2020