Artikel ini membahas mengenai perbaikan artikel Rumiyanto dkk (2015) yang berjudul “Analisa studi kelayakan penambahan mesin CNC baru dengan metode NPV (Net Present Value) di PT UsdaSeroja Jaya Shipyard Batam”. Perbaikan yang dilakukan adalah menambahkan analisis sensitifitas menggunakan Profitability Index (PI). Hasil analisa kelayakan investasi pada paper sebelumnya adalahCNCESAB Columbus ErgostarExa 4000(B)dengannilaiNPV=US$40,399.05 0, IRR=15,67% ~ 15,95%, dan PP= 3 Tahun 9 Bulan 10 Tahun, sedangkan mesin CNC Honey Bee Hypertherm(A) nilaiNPV= US$5,488.66 0, IRR= 15,75% ~ 15,25%, danPP= 4 Tahun 5 Tahun. Kemudian dilakukan usulan perbaikan dengan menggunakan metode analisis Profitability Index (PI). Diketahui bahwa metode Profitability Index dikenal juga dengan metode Benefit Cost Ratio (BCR). Dari hasil perhitungan Profitability Index didapatkan hasil bahwa CNC Honey Bee Hyperthermadalah9,202655733 ( 1) menunjukkan bahwa investasi mesin dapat diterima, sedangkanuntukCNC ESAB Columbus ErgostarExa 4000 adalah7,038200467 ( 1) menunjukkan bahwa investasi mesin dapat diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa kedua jenis mesin CNC tersebut layak untuk dilakukan investasi.
Copyrights © 2018