Pencahayaan alami mempunyai dampak terhadap kenyamanan dari pengguna bangunan terutama pencahayaan alami yang berlebihan. Penelitian ini merupakan salah satu cara untuk mengidentifikasi pencahayaan alami yang terjadi seperti besaran Lux yang dapat dihasilkan. Tujuan utama penelitian adalah mengkaji dan menguji secondary skin sebagai pemecahan permasalahan terhadap panas matahari yang masuk ke dalam bangunan. Fungsi secondary skin selain sebagai penghalang sinar matahari juga dapat digunakan sebagai identitas lokal dan elemen estetika pada fasad bangunan. Berbagai bentuk dan bahan akan menghasilkan ragamnya analisa penelitian tentang secondary skin. Pola motif Islam adalah bentuk secondary skin yang dipilih untuk memperkuat karakter pada bangunan tempat ibadah umat muslim seperti sebuah bangunan Masjid. Pengujian yang dilakukan adalah dengan menggunakan simulasi digital dengan objek adalah Masjid Quwwatul Islam di Kota Yogyakarta. Penelitian ini dimulai dengan analisa berupa simulasi pencahayaan alami terhadap existing (tanpa secondary skin) untuk mendapatkan data awal yang dilanjutkan dengan melakukan pengujian menggunakan 3 (tiga) alternatif secondary skin. Hasil akhir dari penelitian ini adalah mendapatkan 1 (satu) alternatif dengan lux yang mendekati standar Lux untuk ruang ibadah.
Copyrights © 2022