COVID-19 ditemukan di Wuhan ibukota provinsi Hubai, China pada bulan Desember 2019. Terjadinya wabah COVID-19 menyebabkan perubahan kebiasaan gaya hidup, aktivitas yang dikerjakan di rumah membuat masyarakat bosan serta mempengaruhi pola makan dan perilaku kehidupan sehari-hari. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif, yakni analisis data dengan mendeskripsikan data yang terkumpul berdasarkan aslinya. Penelitian ini menggali pengetahuan tentang urgensi konsumsi buah dan sayur di masa pandemi COVID-19. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk diagram presentase. Hasil penelitian pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta yang dilakukan pada tanggal 1 September 2021, diperoleh 100 sampel, dengan perincian 54 responden dari angkatan 2020, 34 responden dari angkatan 2019, 11 responden dari angkatan 2018, dan 1 responden dari angkatan 2017. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, disimpulkan bahwa mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta memiliki tingkat pengetahuan yang cukup tentang urgensi konsumsi buah dan sayur di masa pandemi COVID-19. Hal tersebut didukung oleh latar belakang para responden yang berasal dari fakultas ilmu kesehatan. Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah dilakukan, disarankan bagi penelitian selanjutnya agar dapat dilakukan penelitian lanjutan mengenai perilaku konsumsi buah dan sayur di masa pandemic COVID-19 pada mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Copyrights © 2022