Bakaba: Jurnal Sejarah Kebudayaan dan Kependidikan
Vol 9, No 1 (2021)

Petilasan Prabu Brawijaya V di Alas Ketonggo Srigati Ngawi

Dian Rahma Nur Afifah (Fakultas ekonomi dan bisnis Islam IAIN Ponorogo)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2022

Abstract

Pengaruh mitos Alas Ketonggo Srigati, terhadap masyarakat antara lain : membentuk watak, kepercayaan,dan perbuatan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk memasuki tempat tersebut juga harus sopan,tidak boleh berkata jorok, jika ingin mengunjungi tempat tersebut harus izin terlebih dahulu untuk mengindari hal-hal yang tidak diinginkan. Bukan hanya itu, Prabu Brawijaya V juga sempat meninggalkan baju kebesarannya ditempat itu. Hal itu, ia lakukan sebelum berangkat ke Gunung Lawu untuk Bertapa. Beberapa pengunjung yang menyukai hal mistis juga sempat melakukan komunikasi dengan makhluk halus atau penunggu Alas Ketonggo Srigati tersebut bahkan juga ada yang sudah melihat wujud mereka. Di Alas Ketonggo Srigati ini dipercaya juga oleh masyarakat sebagai tempat Bung Karno (Presiden RI Pertama) mengasingkan diri untuk berdoa. Pada hari-hari tertentu, situs Bung Karno itu menjadi salah satu jujukan bagi peziarah yang datang. Situs tersebut awalnya hanya berbentu sebuah batu. Karena sering dikunjungi peziarah,warga setempat selanjutnya membangun semacam pendopo yang dipergunakan untuk berkumpul bagi peziarah yang datang. Biasanya pada bulan suro diadakan semacam upacara dari keratin solo. Hingga saat ini masih simpang siur karena tidak ada saksi yang melihat Bung Karno berdoa diarea Srigati tersebut. Pesanggrahan Bung Karno terlihat lebih sederhana. Karena hanya ada lima tonggak yang menompang bilik kecil beratap asbes tanpa dilengkapi dinding, dan ditengahnya ada beberapa batu. Yang pasti di area hutan ini memang memiliki banyak situs atau peninggalan yang menjadi tujuan para peziarah untuk sekedar berdoa.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

bakaba

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Bakaba: Jurnal Sejarah, Kebudayaan dan Kependidikan (2089-6808) (2597-9450) is a scientific journal published two times a year. Bakaba: Jurnal Sejarah, Kebudayaan dan Kependidika includes articles on the results of research and scientific work with the scope of History,Culture and Education. Bakaba ...