Penelitian mengenai pengambilan keputusan kehamilan tidak diinginkan pranikah pada remaja, berfokus pada pengambilan keputusan yang dilakukan oleh remaja yang mengalami kehamilan tidak diinginkan pranikah. Lokasi penelitian dilakukan di kota Sidoarjo dan Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara secara terus terang dan ditambah dengan sumber-sumber data lainnya. Lokasi penelitian dilakukan di Sidowayah, Celep, Sidoarjo. Berfokus pada pasangan muda yang mengalami kehamilan pranikah pada rentang usia 15-18 Tahun. Analisis data yang digunakan merupakan teori rasionalitas instrumental Max Weber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pengambilan keputusan meliputi pertimbangan pendidikan yang menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi keputusan remaja untuk melanjutkan kehamilan atau tidak. Lalu, keinginan untuk mempertahankan kandungan menjadi faktor yang membuat remaja mengambil keputusan tetap melanjutkan kehamilan mereka daripada melakukan aborsi. Remaja yang mengalami kehamilan pranikah mengambil keputusan yang paling menguntungkan bagi diri sendiri, pasangan, dan anak.Kata Kunci : Kehamilan Tidak Diinginkan, Pengambilan Keputusan, Pranikah , Remaja
Copyrights © 2022