JURNAL AGRILAND
Vol 10, No 1 (2022): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian

Respon Pertumbuhan dan Produksi Kedelai (Glycine max L. Merril) Terhadap Pemberian Pupuk Posfat dan Inokulasi Rhizobium

Erwin Erwin (Universitas Islam Sumatera Utara)
Mindalisma Mindalisma (Universitas Islam Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
01 Apr 2022

Abstract

Kedelai merupakan tanaman pangan berupa semak yang tumbuh tegak dan berasal dari daerah Manshukuo (Cina Utara). Di Indonesia mulai dibudidayakan pada abad ke-17 sebagai tanaman makanan dan pupuk hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan produksi kedelai terhadap [emberian pupuk P dan inokulasi Rhizobium. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertaniaan UISU, Gedung Johor, Medan dengan ketinggian tempat ± 25 mdpl. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 2 faktor perlakuan yang diteliti dan 4 ulangan. Faktor pertama adalah pemberian dosis pupuk SP-36 (P) yang terdiri dari 4 taraf, yaitu: 0 g/plot (P0), 30 g/plot (P1), 60 g/plot (P2), dan 90 g/plot (P3). Faktor kedua adalah inokulasi Rhizobium (R) yang terdiri dari 2 taraf, yaitu: tanpa inokulasi Rhizobium (R0), dan dengan inokulasi Rhizobium sebanyak 5 g/0.5 kg benih kedelai (R1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai nyata dipengaruhi oleh dosis pupuk P dan inokulasi Rhizobium. Dosis pupuk P terbaik yang menghasilkan pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai adalah 90 g/plot, sedangkan dan inokulasi Rhizobium terbaik yang menghasilkan pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai adalah inokulasi Rhizobium 5 g/½kg benih

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

agriland

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Agriland adalah wadah informasi bidang Ilmu Pertanian berupa hasil penelitian atau review maupun tulisan ilmiah ...