ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan detraining dan indeks massa tubuh (IMT) terhadap kemampuan gerak kelentukan otot dan sendi pada vertebrae atlek UKM karate Universitas Negeri Malang. Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif korelasional dengan desain sebab dan akibat. Populasi pada penelitian ini menggunakan sebanyak 25 orang dan sampel yang bersedia diperoleh berjumlah 19 orang. Teknik dalam pengambilan data pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Teknik pengambilan data menggunakan instrumen tes yaitu kuesioner atau angket, tes antropometri, dan tes kelentukan yaitu menggunakan sit and reach test. Data di uji dengan menggunakan analisis univariat dam bivariat rank spearman dibantu oleh aplikasi komputer yaitu IBM SPSS Statistic versi 25. Hasil analisis rank spearman pada detraining tehadap kelentukan dengan nilai signifikasi 0,05 adalah 0,025 < α = 0,05 dengan kata lain detraining mempunyai hubungan yang signifikan terhadap kelentukan. Hasil analisis rank spearman pada indeks massa tubuh (IMT) terhadap kelentukan yaitu 0,028 < α = 0,05 maka hasil tersebut menunjukkan bahwa indeks massa tubuh (IMT) juga mempunyai hubungan yang signifikan terhadap kelentukan. Hasil dari penelitian menunjukkan nilai rata – rata kelentukan dari responden yaitu 10,28 cm yang berada pada kategori kelentukan kurang sekali.
Copyrights © 2022