Jurnal Preventia
Vol 7, No 1 (2022)

Fitpack Kit Detektor Keputihan Abnormal Secara Praktis dan Nyaman

Siti Suci Wahyuni (Universitas Negeri Malang)
Fara Zhiniya Amalia (Universitas Negeri Malang)
Made Radikia Prasanta (Universitas Negeri Malang)
Nadya Erawati (Universitas Negeri Malang)
Erti Hamimi (Universitas Negeri Malang)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2022

Abstract

Based on WHO data, vaginal infections every year affect women worldwide, around 10-15 percent of 100 million women. Pathological vaginal infections caused by Bacterial vaginosis (BV), Candidiasis, and Trichomoniasis. Abnormal vaginal discharge is an indication of a reproductive tract infection. Therefore, it is very important for women to make early detection of vaginal discharge that they suffer from. However, many women underestimate the presence of vaginal discharge, this is because women have a sense of shame to carry out their genital examinations at doctors, especially by male doctors. In addition, most women do not like the examination using medical procedures because of the feeling of discomfort with the examination procedure. Because of this, in this expansion research, an ATMega 168-based detection device and an expert system-based application were designed forearly detection of vaginal discharge. The method used in this development research consists of several stages including: 1) needs analysis, 2) design, 3) design of vaginal discharge detection tools and applications, 4) testing, 5) evaluation. The results of this research and development resulted in a vaginal discharge detection tool along with an expert system-based leucorrhoea detection application with the certainty factor method.Berdasarkan data WHO infeksi pada vagina setiap tahunnya menyerang perempuan di seluruh dunia sekitar 10-15 persen dari 100 juta perempuan. Infeksi pada vagina secara patologis yang disebabkan oleh Bacterial vaginosis (BV), Candidiasis, dan Trichomoniasis. Keputihan secara abnormal menjadi suatu indikasi adanya infeksi saluran reproduksi. Oleh karenanya menjadi hal yang sangat penting bagi wanita untuk melakukan pendeteksian dini pada keputihan yang diderita. Namun banyak wanita yang menyepelekan adanya keputihan hal ini dikarenakan wanita memiliki rasa malu untuk melakukan pemeriksaan genitalnya pada dokter terutama oleh dokter pria. Selain itu sebagian besar wanita kurang menyukai pemeriksaan dengan menggunakan prosedur medis karena adanya rasa kurang nyaman dengan prosedur pemeriksaanya. Sebab hal tersebut pada penelitian pembengangan ini dirancang alat pendeteksi berbasis ATMega 168 dan aplikasi berbasis sistem pakar untuk pendeteksian keputihan secara dini. Metode yang digunakan pada penelitian pengembangan ini terdiri dari beberapa tahapan diantaranya yaitu: 1) analisis kebutuhan, 2) desain, 3) perancangan alat dan aplikasi deteksi keputihan, 4) pengujian, 5) evaluasi. Hasil penelitian dan pengembangan ini dihasilkan alat deteksi keputihan beserta aplikasi pendeteksi keputihan berbasis sistem pakar dengan metode certainty factor.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

preventia

Publisher

Subject

Public Health

Description

Jurnal Preventia merupakan jurnal dari program studi ilmu kesehatan masyarakat. Jurnal Preventia terbit pertama kali bulan Juni tahun 2016. Terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Juni dan Desember, memuat artikel hasil penelitian dan hasil pemikiran dibidang Kesehatan ...