“Jalur Hijau Kosambi Baru” merupakan ruang terbuka hijau publik yang saat ini belum optimal pemanfaatannya. Hal ini dapat dilihat dari volume kunjungan yang sedikit[a1] , drainase yang buruk, pembagian zonasi yang kurang baik, sarana dan prasarana yang tidak memadai serta penggunaan material lanskap yang tidak tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain lanskap “Jalur Hijau Kosambi Baru” untuk area olahraga dan rekreasi di Kecamatan Cengkareng dan sekitarnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mengidentifikasi persepsi dan preferensi pengguna tapak yang dijadikan pertimbangan dalam pengembangan konsep desain. Berdasarkan analisis preferensi pengguna, diperoleh informasi bahwa desain lanskap yang diharapkan pengguna adalah penataan ruang yang lebih baik, penambahan fasilitas sesuai kebutuhan pengguna, penambahan jenis tanaman berbuah dan berwarna dengan peningkatan kualitas tanah. Berdasarkan hasil analisis tersebut, dirumuskan konsep desain taman instagrammable yang dapat menarik pengunjung untuk beraktivitas di olahraga dan rekreasi. Untuk mengatasi masalah banjir digunakan strategi sistem drainase berkelanjutan memperbaiki sistem drainase fisik dan meningkatkan daya serap tanah melalui kolam retensi dan material perkerasan berpori. Untuk menghadirkan nuansa budaya Betawi pada tapak, setiap elemen desain menggunakan ragam hias budaya Betawi, seperti seni palang pintu, pakaian tari topeng Betawi, dan rumah adat Betawi. [a1]Sedikit itu relatif, jd lebih baik dengan jumlah perkiraan
Copyrights © 2022