Kekurangan gizi atau yang biasa disebut malnutrisi merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup sering menimpa balita-balita di Indonesia. Kepedulian orang tua dan aparat desa (dalam hal ini petugas Pusat Pelayanan Kesehatan Masyarakat – PUSKESMAS) untuk memantau gizi balita sangat diperlukan. Penelitian yang dilakukan mencoba untuk melakukan pengelompokan 15 balita di Kab. Rokan Hulu kedalam 2 cluster status gizi. Pengelompokan status gizi balita di Kab. Rokan Hulu menggunakan metode K-Means dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu : penentuan tujuan bisnis, pengumpulan data 15 balita di Kab. Rokan Hulu, pengelompokan status gizi balita ke dalam 2 cluster yaitu cluster 1 - gizi baik; cluster 2 -Gizi Baik, pengelompokan status gizi balita menggunakan algoritma K-Means, dan yang terakhir melakukan pengujian dengan membandingkan hasil pengelompokan algoritma K-means dan Rapid Miner. Kata kunci : Data Mining , Clustering , K -Means
Copyrights © 2022