Produksi padi Jawa Barat adalah terbesar ketiga di Indonesia. Tahun 2020 total produksi sebanyak 9,017 juta ton gabah kering giling (GKG), dengan rata-rata harga GKG sekitar Rp. 5.427,39. Pada saat yang sama, nilai tukar petani tanaman pangan yang didominasi oleh petani padi mengalami trend kenaikan sepanjang periode 2018 sampai dengan 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perubahan harga gabah, baik harga di tinggkat petani maupun di penggilingan terhadap nilai tukar petani tanaman pangan di Jawa Barat. Sebuah model Autoregressive distributed lag (ARDL) diterapkan pada data runtut waktu yang terdiri dari 36 observasi yang mencakup periode 2018 sampai dengan 2020. Hasil estimasi memperlihatkan perubahan harga gabah di tingkat petani berdampak positif dan signifikan terhadap NTP tanaman pangan. Dampak tersebut bekerja secara langsung tanpa jeda waktu (time-lag). Sedangkan dampak harga gabah di penggilingan terhadap NTP tanaman pangan membutuhkan jeda waktu tiga bulan baru bekerja, sementara itu dampak produksi terhadap NTP tanaman pangan akan direspon dengan jeda waktu dua bulan.
Copyrights © 2022