Aktivitas proyek konstruksi dapat dianggap sebagai penyebab yang berkontribusi terjadinya kerusakan lingkungan. Konstruksi bagunan gedung hijau merupakan salah satu upaya dalam mengurangi kerusakan lingkungan yang ditimbulkan selama proses konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi capaian implementasi konsep bangunan gedung hijau pada Proyek Pembangunan Hotel Santika Premiere Padang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan survey kuisioner. Instrumen penilaian menggunakan Model Assessment Green Construction (MAGC) yang dikombinasikan dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk perhitungan bobot aspek dan faktor green construction. Berdasarkan hasil analisis dan pengolahan data, diperoleh Nilai Green Construction (NGC) sebesar 9,494 yang mendekati nilai NGC ideal sebesar 10,10 artinya dapat dikatakan bahwa pencapaian proyek pembangunan Hotel Santika Premiere Padang dalam menerapkan konsep green construction sebesar 94 % dalam proses konstruksinya yang artinya hampir mencapai ideal. Dengan maraknya pembangunan gedung di kota Padang, diharapkan kepada kontraktor-kontraktor lokal untuk dapat menerapkan konsep green construction selama tahap pelaksanaan kegiatan konstruksi serta mengupayakan capaian-capaian yang belum maksimal dalam penerapannya.
Copyrights © 2022