Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan warga binaan lembaga permasyarakatan melalui edukasi sistem pengelolaan keuangan, serta memberikan kontribusi positif dengan adanya edukasi sistem pengelolaan keuangan untuk meningkatkan literasi keuangan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan koordinasi dan pemetaan kebutuhan kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 111 KODIM 0510 di RUTAN kelas I Tangerang, Focus Group Discussion (FGD) dan edukasi literasi keuangan, serta pendampingan pasca edukasi dilaksanakan. Adapun langkah strategis kegiatan diberikan pengetahuan memadai tentang literasi keuangan, pelatihan dan pemahaman untuk mengembangkan literasi keuangan melalui pelatihan pengelolaan keuangan. Adapun peserta kegiatan PKM sebanyak 33 orang. Warga binaan Lapas Kelas I Tangerang didominasi oleh lulusan SD dan SMP, yang melakukan pelanggaran hukum karena dorongan kebutuhan ekonomi. Program pengabdian kepada masyarakat ini sebagai solusi mengatasi rendahnya literasi keuangan warga binaan. Keberhasilan program pengabdian ini karena ketercapaian target peserta serta ketercapaian tujuan dan materi kegiatan. Masyarakat yang memiliki literasi keuangan yang baik mampu membuat keputusan yang tepat dalam pengelolaan keuangannya guna menghadapi tantangan global yang berbasis kemajuan teknologi. Pengukuran hasil kegiatan PKM ini menggunakan analisis kuantitatif deskriptif. Hasil menunjukkan skor Chi-square sebesar 77,171 (p<.0001) mengindikasikan bahwa edukasi program literasi keuangan terbukti dapat meningkatkan literasi keuangan warga binaan dalam membuat keputusan yang tepat dalam pengelolaan keuangannya.Abstract: This community service activity aims to increase the empowerment of correctional inmates through financial management system education, as well as make a positive contribution by providing financial management system education to improve financial literacy. The method of implementing community service activities is carried out by coordinating and mapping the needs of the 111th Manunggal Village Building Army (TMMD) at the RUTAN class I Tangerang, Focus Group Discussion (FGD) and financial literacy education, as well as post-education assistance carried out. The strategic steps for the activity are provided with adequate knowledge about financial literacy, training and understanding to develop financial literacy through financial management training. The PKM activity participants were 33 people. The residents of Tangerang Class I prison are dominated by elementary and junior high school graduates, who violate the law because of economic needs. This community service program is a solution to overcome the low financial literacy of the inmates. The success of this service program is due to the achievement of the target participants and the achievement of objectives and activity materials. People who have good financial literacy are able to make the right decisions in managing their finances to face global challenges based on technological advances. The measurement of the results of this PKM activity uses descriptive quantitative analysis. The results show a Chi-square score of 77,171 (p<.0001) indicating that financial literacy program education is proven to be able to improve the financial literacy of the inmates in making the right decisions in financial management.
Copyrights © 2022