UD XYZ merupakan salah satu UKM yang bergerak di bidang konveksi sarung tenun dan sarung tenun sutra. UKM ini sudah berdiri sejak tahun 1999. Pengendalian kualitas yang dilakukan saat ini masih kurang maksimal, sehingga masih sering ditemukan produk yang kurang sesuai dengan kualitas yang telah ditentukan. QCC (quality control circle) adalah metode yang digunakan untuk mengendalikan suatu kualitas produk dan dapat mengurangi jumlah produk yang mengalami cacat. Setelah di lakukan pengamatan pada proses QCC ( quality control circle ) di dapatkan 4 jenis cacat yang terjadi di UD XYZ yaitu kembangan hilang, warna pudar, kain berlubang dan pakan tidak teranyam. Berdasarkan diagram pareto didapatkan jumlah cacat terbesar yaitu kembangan hilang sebesar 33,2%, warna pudar sebesar 26,8%. Berdasarkan analisis Failure Mode Effect Analysis (FMEA) didapatkan Risk Priority Number (RPN) dengan prioritas pertama yakni dari faktor manusia dengan penyebab skill operator yang kurang terampil, rangking prioritas kedua dari faktor lingkungan dengan penyebab masalah pencahayaan yang kurang dan rangking prioritas ketiga yakni faktor manusia dengan penyebab operator kurang teliti dan fokus.
Copyrights © 2022