Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna di dalam komik Phoenix atau Hi no Tori melalui perspektif dari tokoh bernama Gao atau Saruta. Komik Phoenix atau Hi no Tori adalah karya yang diciptakan oleh Osamu Tezuka sebanyak 12 jilid yang tidak tamat dikarenakan wafatnya sang pengarang. Di dalam komik, Phoenix adalah makhluk abadi yang dipercaya dapat memberikan keabadian bagi yang meminum darahnya dan dipercaya sebagai solusi atas kekacauan zaman. Setiap jilidnya cerita dalam komik Phoenix memiliki alur cerita, latar belakang dan tokoh yang berbeda, namun tokoh Saruta selalu muncul kembali. Keberadaan tokoh Saruta di dalam komik dianalisis dengan pendekatan semiotika Roland Barthes, struktur cerita 3 babak Syd Field dan teknik star system yang digunakan oleh Osamu Tezuka. Melalui penelitian ini tokoh Gao atau Saruta memiliki makna konotasi sebagai manusia yang melampaui batasan zaman dan tidak tergantung kepada solusi absolut (Phoenix) yang dipercaya pada zaman dimana karakter tersebut hidup. Konsep manusia yang melampaui sejalan dengan pemikiran seorang filsuf yaitu Nietzche. Â
Copyrights © 2022