Sejak ditetapkannya infeksi Corona Virus Disease (Covid-19) sebagai pandemik global oleh World Health Organization, aturan Pembatasan Sosial Skala Besar yang ditetapkan pemerintah mempengaruhi dunia pendidikan dimana proses pembelajaran yang biasanya dilakukan secara tatap muka harus dilakukan melalui pembelajaran jarak jauh, hal ini dilakukan untuk menekan laju penyebaran virus corona. Perubahan metode pembelajaran tersebut memberikan kemudahan, namun disisi lain menimbulkan dampak buruk yaitu kelelahan mata. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan pembelajaran jarak jauh dengan kelelahan mata pada mahasiswa UPN Veteran Jakarta. Penelitian ini adalah penelitian kuantatif analitik, menggunakan desain cross-sectional. Pengambilan sampel dengan teknik proportionate random sampling. Sampel berjumlah 386 mahasiswa dan uji statistik yang digunakan adalah uji Chi Square dengan signifikasi 0,05. Hasil analisis bivariat menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara istirahat mata (p-value = 0,039), lama penggunaan perangkat elektronik (p-value = 0,000), jarak perangkat elektronik (p-value = 0,026) dan beban SKS (p-value = 0,034). Disarankan kepada mahasiswa untuk melakukan pencegahan kelelahan mata dengan aturan 20-20-20, mengaktifkan eye protector, menggunakan antiglare dan memeriksakan kesehatan mata secara berkala.
Copyrights © 2021