Jurnal Dunia Kesmas
Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3

Faktor - faktor berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Perawat di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung Tahun 2019

Fitri Eka Sari (Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati)
Mirza Zainun Nisa (UPT Puskesmas Bernung Kec. Gedong tatan Kab. Pesawaran)
Vera Yulyani (Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati)



Article Info

Publish Date
13 May 2021

Abstract

Perawat di RSUD Dr.H Abdul Moeloek memiliki rasio antara jumlah perawat rawat inap dengan tempat tidur memiliki perbandingan 1:2, yang berarti terdapat beban kerja lebih bagi perawat, dan kemungkinan terjadi kelelahan kerja pada perawat menjadi lebih besar. Tujuan penelitian diketahui Faktor - faktor berhubungan dengan kelelahan kerja pada perawat di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung Tahun 2019.Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan rancangan penelitian survei cross sectional.  Penelitian dilaksanakan di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung Tahun 2019. Populasi dan sampel sebanyak adalah seluruh perawat yang ada di ruang Murai, Kenanga, Mawar, Kutilang, Alamanda, Perinatalogi, dan Mahan Munyai yaitu sebanyak 188 orang menggunakan teknik Total Populasi,. Analisa data dengan uji chi square Mantel-Haenszel.Hasil uji statistik didapatkan variabel yang berhubungan dengan kelelahan kerja setelah dipengaruhi status gizi dalam kategori tidak normal yaitu jenis kelamin p-value = 0,021, status perkawinan p-value = 0,001, riwayat penyakit p-value = 0,029, shift kerja p-value = 0,003  dan setelah dipengaruhi status gizi dalam kategori normal  yaitu status perkawinan p-value = 0,001 dan usia responden p-value = 0,008. Variabel yang tidak berhubungan dengan kelelahan kerja setelah dipengaruhi status gizi dalam kategori tidak normal yaitu usia responden p-value = 0,297 dan setelah dipengaruhi status gizi dalam kategori normal  yaitu jenis kelamin p-value = 0,504, riwayat penyakit p-value = 0,232,  dan shift kerja p-value = 0,289. Diharapkan perawat tetap menjaga kondisi kesehatan dengan membawa air putih minimal dua liter untuk menjaga cairan agar tetap berkonsentrasi dalam melaksanakan kerjaannya serta menjaga sikap dan emosi walaupun tingginya beban kerja yang dibebankan oleh perawat shift pagi. Mengkonsumsi makanan yang tinggi protein, vitamin dan multivitamin dalam menjaga kesehatan diri perawat.Kata Kunci       : Kelelahan kerja, gizi, perawat,

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

duniakesmas

Publisher

Subject

Environmental Science Public Health

Description

Jurnal Dunia Kesmas was published by the Faculty of Public Health, Malahayati University with a professional organization of Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat (PDKM). This journal contains articles from research, critical analytical studies in the field of public health (Epidemiology, ...