FITOFARMAKA: Jurnal Ilmiah Farmasi
Vol 12, No 1 (2022): FITOFARMAKA: Jurnal Ilmiah Farmasi

STUDI PENAMBATAN MOLEKUL DAN PREDIKSI ADMET SENYAWA METABOLIT SEKUNDER TANAMAN KELOR (Moringa oleifera L.) SEBAGAI INHIBITOR BACE1 PADA PENYAKIT ALZHEIMER

Kirka Dwi Apriali (Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran, Bandung, Indonesia)
Efi Triana (Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran, Bandung, Indonesia)
Meigita Indah Farhani (Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran, Bandung, Indonesia)
Arina Khoirunnisa (Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran, Bandung, Indonesia)
Yuniar Alfain Nur’aini (Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran, Bandung, Indonesia)



Article Info

Publish Date
24 Jun 2022

Abstract

Alzheimer merupakan penyakit neurodegeneratif yang ditandai dengan adanya deposisi amiloid, kusut neurofibrillary, disfungsi sinaptik, dan kematian sel saraf. Patofisiologi utama dari neurodegeneratif yaitu adanya produksi yang berlebihan atau akumulasi β-amiloid (Aβ), yang memiliki beberapa efek merusak pada aktivitas sinaptik. Aβ dihasilkan dari protein prekursor amiloid (APP) melalui pembelahan proteolitik oleh enzim pembelahan APP situs-1 (BACE1). Terapi farmakologi untuk alzheimer pada saat ini hanya berfungsi untuk mengurangi gejalanya saja dan tidak berpengaruh pada perkembangan penyakit alzheimer. Moringa oleifera L. atau kelor memiliki efek nootropik dan dapat meningkatkan memori serta melindungi dari neurodegenerasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa niazirin yang terdapat pada tanaman kelor memiliki interaksi terbaik dengan reseptor BACE1 yang ditunjukkan dengan nilai energi ikatan (∆G) sebesar -4,13 kkal/mol yang memiliki ikatan hidrogen pada gugus alkoksi dengan asam amino ARG68 dan ASN175 serta interaksi hidrofobik pada gugus benzena dengan LEU228. Niazirin memiliki profil farmakokinetik yang baik dan dapat menembus sawar darah otak yang sesuai dengan desain obat alzheimer.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

fitofarmaka

Publisher

Subject

Chemistry Medicine & Pharmacology

Description

FITOFARMAKA mempublikasikan artikel yang berkaitan dengan farmasi, Kimia Farmasi, dan bidang Fitokimia serta akan dipublikasikan secara online. Publikasi secara elektronik akan menambah kekayaan informasi dan pengetahuan ilmiah terutama dari penelitian. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun, ...