Program pemerintah terkait Work From Home (WFH) mengakibatkan dosen keperawatan selama masa pandemic COVID-19 banyak melakukan aktivitas menggunakan media elektronik. Pemberian pembelajaran menggunakan media elektronik dalam waktu yang lama dapat mengakibatkan masalah kesehatan baik secara fisik dan psikologis. Apabila masalah ini tidak diatasi dapat mengakibatkan munculnya masalah kesehatan kerja yaitu stress kerja. Intervensi yang dapat diberikan pada masalah stress kerja dapat dilakukan melalui 3 tahap pencegahan (primer, sekunder, tersier) yang terangkum dalam program KENESS-20. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh program KENESS-20 untuk mengatasi stress kerja dosen keperawatan pada era pandemic COVID-19 di Kota Semarang. Desain penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan Quasi-Eksperimental dengan Pretest-Posttest Design with Control Group dengan menggunakan rancangan cluster random sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh dosen keperawatan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Kota Semarang dengan jumlah sampel 92 responden menggunakan perhitungan Rumus Slovin. Uji statistic menggunakan Uji Wilcoxon untuk mengetahui pengaruh dan Man-Withney untuk mengetahui perbedaan antara kelompok kontrol dan intervensi. Berdasarkan hasil uji statistic didapatkan hasil Program KENESS-20 berpengaruh signifikan terhadap tingkat stress pada dosen keperawatan dan terdapat perbedaan tingkat stress antara kelompok kontrol dan intervensi. Program KENESS-20 mampu membuat individu rileks dan fokus pada kondisi saat ini sehingga mampu meningkatkan kondisi fisik, psikologis, kognitif dan konatif dosen dalam bekerja.
Copyrights © 2022