Pembangunan ekonomi dapat memberikan dampak yang positif dan negatif bagi suatu negara. Dampak negatif dari pembangunan ekonomi salah satunya adalah pengangguran. Pengangguran terdapat di seluruh provinsi di Indonesia termasuk Provinsi Sumatera Barat. Perkembangan pengangguran Provinsi Sumatera Barat mengalami kenaikan dari tahun 2017 sampai dengan tahun 2020. Tingkat Pengangguran Terbuka pada tahun 2017 sebesar 5 persen menjadi 7,07 % tahun 2020. Pembangunan sektor unggulan (sektor pertanian, sektor pariwisata dan sektor industri), peningkatan tingkat pendidikan dan investasi dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh sektor unggulan, tingkat pendidikan dan investasi terhadap penyerapan tenaga kerja. Metode yang digunakan adalah analisis regresi data panel. Dari hasil analisis diketahui bahwa sektor pertanian, sektor pariwisata, dan tingkat pendidikan berpengaruh secara positif dan siginifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Sedangkan sektor industri berpengaruh positif dan tidak signifikan, investasi berpengaruh negatif dan tidak signifikan. Rekomendasi yang dapat dilakukan untuk mengurangi jumlah pengangguran adalah lebih memperhatikan pembangunan pada sektor pertanian dan pariwisata, memperluas pendidikan yang merata dan berkualitas serta meningkatkan investasi padat karya.
Copyrights © 2022