Kebutuhan jagung di Indonesia saat ini cukup besar oleh karena konsumsi jagung terbesar untuk pangan dan industri pakan ternak. Secara garis besar jagung dikelompokkan sebagai bahan pangan, bahan pakan ternak dan bahan baku industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pemberian pupuk organik cair dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman jagung (Zea Mays L). Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah Pemberian pupuk Organik Cair (N) dengan 3 taraf perlakuan yaitu : N0= 0 ml/liter air (tanpa pupuk Organik Cair), N1= 1 ml/liter air pupuk Organik Cair, N2= 2 ml/liter air pupuk Organik Cair. Faktor Kedua adalah pemberian pupuk NPK (P) dengan 3 taraf perlakuan yaitu : P0= tanpa pupuk NPK, P1= 1g/tanaman pupuk NPK dan P2= 2 g/tanaman pupuk NPK. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair tidak berpengaruh nyata pada tinggi tanaman umur 2 (mst) dan 6 (mst) tetapi berpengaruh nyata pada umur 4 mst. Berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah helai daun pada umur 2 (mst), 4 (mst) dan 6 (mst). Berpengaruh tidak nyata terhadap diameter batang (mm) pada umur 2 (mst), 4 (mst), 6 (mst). Pemberian pupuk NPK berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 2 (mst), 4 (mst) tetapi tidak berpengaruh nyata untuk umur 6 (mst). Jumlah daun (helai) tidak berpengaruh nyata 2 (mst), 4 (mst), 6 (mst). Diameter batang (mm) berpengaruh nyata pada umur 2 (mst), 6 (mst) dan tidak berpengaruh nyata pada umur 4 (mst). Kata Kunci : Jagung, Organik Cair, NPK
Copyrights © 2022