Masalah keterlambatan bicara pada anak merupakan masalah serius yang harus segera ditangani karena merupakan salah satu penyebab gangguan perkembangan yang paling sering ditemukan pada anak. Keterlambatan bicara dikatakan terlambat apabila tingkat perkembangan bicaranya di bawah tingkat kualitas perkembangan anak yang seusia yang dapat diketahui dari ketepatan penggunaan. anak dengan gangguan keterlambatan bicara menggunakan modifikasi perilaku. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk melihat perubahan perilaku yang terjadi pada subjek. Subjek penelitian adalah laki-laki, umur 4 tahun 2 bulan. Peneliti menggunakan beberapa teknik dalam modifikasi perilaku seperti token economy, imitation, dan modeling. Intervensi dilakukan dalam 7 sesi, setiap sesi membutuhkan waktu 30 menit hingga 1 jam. Intervensi dilakukan selama tujuh minggu. Hasil intervensi menunjukkan adanya peningkatan bahasa dan komunikasi subjek. Subjek cukup mampu mengucapkan beberapa kosakata dengan jelas dan tepat. Ada penambahan kosakata baru yang belum familiar dengan pokok bahasan. Subjek menyebutkan kata tanpa menghilangkan awalan atau akhir kata dan subjek telah mampu menyusun 2 sampai 3 kata sederhana dalam 1 kalimat. Berdasarkan intervensi yang telah diberikan kepada subjek dapat disimpulkan bahwa pemberian terapi modifikasi perilaku dengan menggabungkan teknik token economy, imitasi dan modeling cukup efektif dalam meningkatkan kemampuan komunikasi subjek. Subjek menunjukkan perubahan dalam kemampuan berkomunikasi.
Copyrights © 2022