Anak korban kekerasan di Panti Sosial Perlindungan Anak Dharma Samarinda merupakan anak yang perlu mendapat perhatian dari berbagai pihak. Dari hasil tes yang dilakukan dokter yang juga merupakan psikolog di Rumah Sakit Jiwa Atma Husada, kemampuan kognitif anak-anak yang ada di UPTD Panti Sosial Perlindungan Anak Dharma Samarinda memiliki tingkat kemampuan kognitif yang rendah, 75% anak memiliki gangguan psikis dan kognitif (Slow learner). Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penguatan literasi pada anak Panti Sosial Perlindungan Anak Dharma Samarinda yang diharapkan bisa memberi dampak yang positif pada psikis dan juga kemampuan kognitif anak. Pengabdian dilaksanakan dengan menggunakan metode Asset Based Community Development (ABCD) pada bulan Maret-Mei tahun 2022. Hasil dari pengabdian ini adalah terlaksananya program program penguatan literasi seperti kegiatan; Pelatihan untuk Pengasuh, Talk Show “Literasi Mengantar pada Kesuksesan”, Membuat Majalah Dinding, Menulis Kartu Ucapan, Membuat Pojok Baca di Setiap Wisma, dan Menulis Hope and Dream.
Copyrights © 2022